
Berikut dampak narkoba (narkotika dan obat terlarang) yang paling umum, dibagi berdasarkan aspek kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi:
1. Dampak pada Kesehatan Fisik
- Kerusakan otak: menurunnya fungsi kognitif, kehilangan memori, gangguan konsentrasi.
- Gangguan jantung: detak jantung tidak teratur, serangan jantung.
- Kerusakan paru-paru: terutama pada pengguna yang menghisap.
- Gangguan hati & ginjal: organ bekerja lebih keras hingga gagal organ.
- Penurunan sistem imun: mudah terserang penyakit.
- Risiko overdosis: dapat menyebabkan kematian mendadak.
2. Dampak Psikologis & Mental
- Kecanduan (adiksi) dan ketergantungan.
- Depresi, kecemasan, paranoia, dan halusinasi.
- Perubahan emosi ekstrem: mudah marah, agresif, tidak stabil secara mental.
- Gangguan tidur kronis.
3. Dampak Sosial
- Hubungan keluarga rusak karena perilaku pengguna.
- Pergaulan menyimpang dan pengaruh negatif lingkungan.
- Meningkatnya risiko kriminalitas (pencurian, kekerasan, transaksi ilegal).
- Penurunan prestasi sekolah/pekerjaan.
4. Dampak Ekonomi
- Kerugian finansial karena membeli narkoba.
- Biaya perawatan medis & rehabilitasi yang tinggi.
- Kehilangan pekerjaan akibat perilaku tidak stabil atau catatan kriminal.
5. Dampak Hukum
- Narkoba diatur ketat dan pengguna, pengedar, maupun pemilik berisiko:
- Ditangkap dan dipenjara,
- Mendapat catatan kriminal,
- Sanksi administratif dan sosial.
Jika Anda ingin, saya bisa menjelaskan lebih dalam tentang:
✔ contoh narkoba dan efeknya
✔ cara mencegah penggunaan narkoba
✔ cara membantu teman/keluarga yang terindikasi memakai
Butuh penjelasan yang mana?